"Begitu dashyatnya cinta" itulah kata-kata yang saya simpulkan setelah menyaksikan kejadian yang terjadi pada keponakan saya yang bernama Jamal, kejadian ini sekitar 3 tahun yang lalu dimana awal mulanya ketika Jamal menjalin hubungan dengan seorang gadis yang bernama Dewi, saya tidak begitu mengenal akan gadis itu yang saya tau gadis itu bernama Dewi dan berasal dari daerah Sukabumi, sempat juga jamal mengenalkan gadis itu kepada saya. wajahnya lumayan cantik pantas saja jamal tergila gila pada gadis itu.
Jamal sudah yakin akan cintanya kepada Dewi, dia berniat segera menikahi Dewi tapi belum mendapt izin dari kedua orang tuanya dikarenakan mereka masih terlalu muda untuk membina hubungan Rumah tangga, orang tuanya menyarankan untuk bersabar tunggu 1-2 tahun lagi. dan ketika dengar kabar itu dalam hati ku hanya berkata "Waduh itu si jamal mau ngeduluin Om-nya (saya), tapi tak apalah mungkin jodohnya udah datang"hehehehee.....
Tapi pas beberapa bulan kemudian saya mendengar kabar yang kurang bagus yaitu si Cewek dijodohin dengan Lelaki pilihan kedua orang tunya, denger kabar sih masih satu daerah, mendengar kabar tersebut saya sempat berpikir bagaimana dengan nasib Keponakan saya, pasti dia sangat patah hati!!. Mau tidak mau
Jamal sudah yakin akan cintanya kepada Dewi, dia berniat segera menikahi Dewi tapi belum mendapt izin dari kedua orang tuanya dikarenakan mereka masih terlalu muda untuk membina hubungan Rumah tangga, orang tuanya menyarankan untuk bersabar tunggu 1-2 tahun lagi. dan ketika dengar kabar itu dalam hati ku hanya berkata "Waduh itu si jamal mau ngeduluin Om-nya (saya), tapi tak apalah mungkin jodohnya udah datang"hehehehee.....
Tapi pas beberapa bulan kemudian saya mendengar kabar yang kurang bagus yaitu si Cewek dijodohin dengan Lelaki pilihan kedua orang tunya, denger kabar sih masih satu daerah, mendengar kabar tersebut saya sempat berpikir bagaimana dengan nasib Keponakan saya, pasti dia sangat patah hati!!. Mau tidak mau
si Jamal harus menerima kenyataan pahit ini, Saya hanya bisa berkata "Wanita masih banyak pasti ada yang lebih baik dari Si Dewi". Tapi yang namanya orang lagi patah hati, omongan/nasehat seperti apapun tidak bakalan mempan.
Dari sikap dan tingkah laku si jamal teramat jelas menggambarkan orang yang lagi patah hati yang amat sangat, Kaka-nya juga sempat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap sikap adiknya itu yang gx mau makan, kerjanya cuma bengong, Pokoknya tragis deh,, saya harap sih Ponakan saya yang satu ini bisa segera bangkit dari keterpurukan hati sebelum hal yang tidak dinginkan terjadi.
Harapan saya tidak menjadi kenyataan, puncaknya pada suatu malam tiba tiba Hp saya berdering sebagai tanda ada panggilan dari Latip selaku kakak jamal.
Kurang lebih perbincangan lewat hp seperti ini :
Saya : Hallo, Assalamualaikum!
Latif : Walaikum salam, ja loe dimana?
Saya : di Kebon Sayur (Tempat Tinggal Saya), ada apa?
Latif : bisa Kesini sekarang gx, soalnya tadi pas pulang kerja si Jamal Pingsan sekarang ada di rumah sakit HUSADA mangga besar!
mendengar berita itu saya kaget dan tanpa berpikir panjang langsung menuju ke Rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit saya segera melihat keadaan si Jamal, dia terbaring lemas ranjang, tampak wajah dan tubuhnya yang lemas, begitu saya tanya ke Dokter tentang keadaan su Jamal dokter hanya menjawab dia hanya kecapean dan perlu beristirahat, lau dokter pergi lagi, setelah menunggu beberapa jam tidak ada keputusan yang pasti dari dokter apa mau dirawat apa di perbolehkan pulang kami putuskan untuk memindahkannya kerumah sakit lain, lagian buat apa di sini kalo gx ada penanganan dari dokter, saya nyari taksi untuk membawa jamal kerumah sakit lain, sementara latif ngurus perpindahan Pasien, karena kondisi Jamal yang lemas saya dan latif pun membopong dia dari kamar rumah sakit sampai ke taksi. Saya pergi terlebih dahulu dengan menggunakan sepeda motor dan sesampainya di Rs Tarakan saya segera mendaftarkan Pasien untuk mendapatkan pemeriksaan di UGD, tapi dokter mengatakan Kondisi badannya stabil tapi perlu dirawat untuk. setelah menagani penangan di ruangan akhirnya Jamal di rawat inap di RS Tarakan, saya, keluarga, dokter suster bingungkan yaitu " Kondisi badan nya Normal, darah, detak jantung nya pun stabil". Kurang lebih selama 15 hari di rawat di RS tarakan, akhirnya dokter membolehkan Jamal pulang!.
Jika biasanya orang yang sakit pasti ketauan penyakitnya apa, sakitnya dimana, keluhannya apa, tapi ini berbeda dokter pun tidak tau penyakitnya apa!, saya dan yang lainpun menyimpulkan dia kena penyakit TBC alias 'Tekanan Bathin Cinta!!!.....'
Cerita ini merupakan kisah nyata, saya mohon maaf jika pihak yang tidak berkenan dengan cerita ini, cerita ini hanya bertujuan untuk berbagi pengalaman dan sebagai catatan pribadi saya "
Dari sikap dan tingkah laku si jamal teramat jelas menggambarkan orang yang lagi patah hati yang amat sangat, Kaka-nya juga sempat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap sikap adiknya itu yang gx mau makan, kerjanya cuma bengong, Pokoknya tragis deh,, saya harap sih Ponakan saya yang satu ini bisa segera bangkit dari keterpurukan hati sebelum hal yang tidak dinginkan terjadi.
Harapan saya tidak menjadi kenyataan, puncaknya pada suatu malam tiba tiba Hp saya berdering sebagai tanda ada panggilan dari Latip selaku kakak jamal.
Kurang lebih perbincangan lewat hp seperti ini :
Saya : Hallo, Assalamualaikum!
Latif : Walaikum salam, ja loe dimana?
Saya : di Kebon Sayur (Tempat Tinggal Saya), ada apa?
Latif : bisa Kesini sekarang gx, soalnya tadi pas pulang kerja si Jamal Pingsan sekarang ada di rumah sakit HUSADA mangga besar!
mendengar berita itu saya kaget dan tanpa berpikir panjang langsung menuju ke Rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit saya segera melihat keadaan si Jamal, dia terbaring lemas ranjang, tampak wajah dan tubuhnya yang lemas, begitu saya tanya ke Dokter tentang keadaan su Jamal dokter hanya menjawab dia hanya kecapean dan perlu beristirahat, lau dokter pergi lagi, setelah menunggu beberapa jam tidak ada keputusan yang pasti dari dokter apa mau dirawat apa di perbolehkan pulang kami putuskan untuk memindahkannya kerumah sakit lain, lagian buat apa di sini kalo gx ada penanganan dari dokter, saya nyari taksi untuk membawa jamal kerumah sakit lain, sementara latif ngurus perpindahan Pasien, karena kondisi Jamal yang lemas saya dan latif pun membopong dia dari kamar rumah sakit sampai ke taksi. Saya pergi terlebih dahulu dengan menggunakan sepeda motor dan sesampainya di Rs Tarakan saya segera mendaftarkan Pasien untuk mendapatkan pemeriksaan di UGD, tapi dokter mengatakan Kondisi badannya stabil tapi perlu dirawat untuk. setelah menagani penangan di ruangan akhirnya Jamal di rawat inap di RS Tarakan, saya, keluarga, dokter suster bingungkan yaitu " Kondisi badan nya Normal, darah, detak jantung nya pun stabil". Kurang lebih selama 15 hari di rawat di RS tarakan, akhirnya dokter membolehkan Jamal pulang!.
Jika biasanya orang yang sakit pasti ketauan penyakitnya apa, sakitnya dimana, keluhannya apa, tapi ini berbeda dokter pun tidak tau penyakitnya apa!, saya dan yang lainpun menyimpulkan dia kena penyakit TBC alias 'Tekanan Bathin Cinta!!!.....'
Cerita ini merupakan kisah nyata, saya mohon maaf jika pihak yang tidak berkenan dengan cerita ini, cerita ini hanya bertujuan untuk berbagi pengalaman dan sebagai catatan pribadi saya "
"Cinta Bisa membuat orang malas menjadi rajin, orang Gemuk menjadi kurus, orang waras menjadi gila, orang jahat menjadi baik, orang sehat menjadi sakit, Sungguh besar Keagungan Allah yang telah menciptakan cinta dengan segala kedahsyatan-nya!!!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan tambahkan komentar anda